Bab 1: Sejarah Jawa Timur: Mengungkap Akar Budaya dan Sejarah Provinsi Penuh Pesona

· 9 min read
Bab 1: Sejarah Jawa Timur: Mengungkap Akar Budaya dan Sejarah Provinsi Penuh Pesona


peta jatim

Sub Bab 1: Latar Belakang Sejarah Jawa Timur

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sejarah yang panjang dan penuh warna. Wilayah ini telah menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting, mulai dari zaman kerajaan hingga era modern.

Pada zaman dahulu, Jawa Timur merupakan bagian dari Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan terbesar dan terkuat di Nusantara. Kerajaan ini meninggalkan jejak-jejak sejarah yang hingga kini masih dapat kita jumpai, seperti candi-candi dan pura-pura yang megah.

Setelah runtuhnya Kerajaan Majapahit, Jawa Timur dikuasai oleh berbagai kerajaan kecil. Kemudian, pada abad ke-16, wilayah ini menjadi bagian dari Kesultanan Mataram. Pada masa kesultanan inilah, Islam mulai menyebar luas di Jawa Timur.

Pada abad ke-19, Jawa Timur menjadi bagian dari Hindia Belanda. Selama masa kolonialisme tersebut, wilayah ini mengalami berbagai perubahan, termasuk pembangunan infrastruktur dan modernisasi.

Setelah Indonesia merdeka, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi di Indonesia. Hingga saat ini, Jawa Timur tetap memegang peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Sub Bab 2: Pengaruh Budaya Asli dan Kebangkitan Budaya Jawa Timur

Jawa Timur memiliki budaya yang beragam, yang merupakan hasil perpaduan antara berbagai pengaruh, seperti budaya asli, budaya Islam, dan budaya Cina. Budaya asli Jawa Timur masih dapat terlihat dalam berbagai kesenian, seperti tari, musik, dan wayang.

Sementara itu, budaya Islam sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat Jawa Timur. Hal ini tercermin dalam berbagai adat istiadat dan tradisi yang dianut oleh masyarakat setempat. Pengaruh budaya Cina juga cukup kuat di Jawa Timur, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang.

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi kebangkitan budaya Jawa Timur. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang tertarik untuk mempelajari dan melestarikan budaya asli daerah ini. Kebangkitan budaya Jawa Timur ini juga didukung oleh pemerintah daerah yang berupaya untuk mempromosikan budaya lokal.

Sub Bab 3: Destinasi Sejarah yang Menarik di Jawa Timur

Jawa Timur memiliki banyak sekali destinasi sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa di antaranya adalah:

Candi Prambanan: Candi Hindu-Buddha terbesar di Indonesia, terletak di Kabupaten Klaten.
Candi Borobudur: Candi Buddha terbesar di dunia, terletak di Kabupaten Magelang.
Keraton Surakarta: Istana Kesultanan Surakarta, terletak di Kota Surakarta.
Keraton Yogyakarta: Istana Kesultanan Yogyakarta, terletak di Kota Yogyakarta.
Benteng Vastenburg: Benteng peninggalan Belanda, terletak di Kota Solo.
Bab 2: Menyingkap Keindahan Alam Jawa Timur: Peta Destinasi Wisata Serba Hijau

Jawa Timur, selain terkenal dengan budayanya yang kaya, juga memiliki pesona alam yang memukau. Di bab ini, kita akan menjelajahi peta wisata alam Jawa Timur yang akan memanjakan mata dan pikiran.

Sub-Bab 2.1: Perjalanan Melalui Peta Jalan Jawa Timur untuk Menemukan Destinasi Alam yang Menakjubkan

Jawa Timur memiliki beragam destinasi alam yang dapat diakses melalui berbagai peta jalan yang tersedia. Dalam sub-bab ini, kita akan membahas beberapa rute perjalanan yang akan membawa Anda ke tempat-tempat alam yang menakjubkan.

- Rute Gunung Bromo-Semeru:
- Kunjungi Gunung Bromo yang terkenal dengan pemandangan matahari terbit yang magis dan pemandangan Gunung Semeru yang megah.
- Jelajahi keindahan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, yang meliputi padang pasir, kawah, dan air terjun yang mempesona.


- Rute Kawah Ijen:
- Saksikan keindahan Kawah Ijen yang unik, dengan api biru yang menyala di malam hari.
- Trekking melalui jalur pendakian yang menantang dan rasakan sensasi berdiri di tepi kawah yang spektakuler.


- Rute Taman Nasional Baluran:
- Jelajahi Taman Nasional Baluran, yang dikenal sebagai "Little Africa of Java" karena menyerupai sabana Afrika.
- Amati beragam satwa liar, seperti banteng, rusa, dan burung merak, di habitat alami mereka.

Sub-Bab 2.2: Gunung Tertinggi, Taman Nasional, dan Air Terjun yang Menarik

Jawa Timur memiliki beberapa gunung tertinggi di Indonesia, termasuk Gunung Semeru, Gunung Argopuro, dan Gunung Raung. Gunung-gunung ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan dan tantangan pendakian yang menarik.

- Gunung Semeru:
- Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Jawa Timur, dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
- Gunung ini dikenal dengan pemandangannya yang luar biasa dan pendakiannya yang menantang, tetapi juga sangat memuaskan.


- Gunung Argopuro:
- Gunung Argopuro merupakan salah satu gunung tertinggi di Jawa Timur, dengan ketinggian 3.088 mdpl.
- Gunung ini terkenal dengan jalur pendakiannya yang panjang dan menantang, serta pemandangan alamnya yang mempesona.


- Gunung Raung:
- Gunung Raung merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan ketinggian 3.332 mdpl.
- Gunung ini dikenal dengan letusannya yang sering terjadi dan pemandangan alamnya yang indah.

Jawa Timur juga memiliki beberapa taman nasional yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Di antaranya adalah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Taman Nasional Baluran, dan Taman Nasional Alas Purwo.

- Taman Nasional Bromo Tengger Semeru:
- Taman nasional ini meliputi Gunung Bromo, Gunung Semeru, dan Gunung Batok.
- Taman ini menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, seperti padang pasir, kawah, dan air terjun.


- Taman Nasional Baluran:
- Taman nasional ini dikenal sebagai "Little Africa of Java" karena menyerupai sabana Afrika.
- Taman ini menawarkan pemandangan alam yang unik, seperti hutan jati, padang rumput, dan pantai.


- Taman Nasional Alas Purwo:
- Taman nasional ini merupakan salah satu taman nasional tertua di Indonesia.
- Taman ini menawarkan pemandangan alam yang beragam, seperti hutan hujan, pantai, dan savana.

Jawa Timur juga memiliki beberapa air terjun yang indah dan mempesona. Di antaranya adalah Air Terjun Coban Rondo, Air Terjun Tumpak Sewu, dan Air Terjun Madakaripura.

- Air Terjun Coban Rondo:
- Air terjun ini terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
- Air terjun ini terkenal dengan legenda cinta yang tragis dan pemandangannya yang indah.


- Air Terjun Tumpak Sewu:
- Air terjun ini terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
- Air terjun ini terkenal dengan pemandangannya yang unik, yaitu air terjun yang mengalir di antara tebing-tebing tinggi.


- Air Terjun Madakaripura:
- Air terjun ini terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
- Air terjun ini terkenal dengan keindahannya dan lokasinya yang tersembunyi di tengah hutan.


Sub-Bab 2.3: Menggali Keunikan Flora dan Fauna Jawa Timur

Jawa Timur memiliki beragam flora dan fauna yang unik dan menarik. Di sub-bab ini, kita akan membahas beberapa spesies yang dapat ditemukan di provinsi ini.

- Bunga Bangkai Raksasa (Amorphophallus titanum):
- Bunga bangkai raksasa adalah bunga terbesar di dunia, yang dapat tumbuh hingga setinggi 2,5 meter.
- Bunga ini dapat ditemukan di hutan hujan tropis di Jawa Timur.


- Orangutan Jawa (Pongo abelii):
- Orangutan Jawa merupakan salah satu spesies orangutan yang terancam punah.
- Orangutan ini dapat ditemukan di Taman Nasional Alas Purwo, Jawa Timur.


- Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus):
- Badak Jawa merupakan salah satu spesies badak yang paling langka di dunia.
- Badak ini dapat ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, dan sempat diduga juga tersisa hanya di ujung barat Pulau Jawa.


- Elang Jawa (Spizaetus bartelsi):
- Elang Jawa merupakan salah satu spesies elang yang terancam punah.
- Elang ini dapat ditemukan di hutan hujan tropis di Jawa Timur.
Bab 3: Menjelajahi Warisan Arsitektur Jawa Timur: Peta Destinasi Budaya yang Tersembunyi

Menyelami kekayaan warisan arsitektur Jawa Timur adalah bagian penting dalam memahami kedalaman budaya dan sejarah provinsi yang mempesona ini. Disini anda akan menjelajah beberapa destinasi arsitektur bersejarah yang harus dikunjungi di Jawa Timur.

3.1 Candi dan Pura yang Indah

Salah satu destinasi arsitektur yang paling ikonik di Jawa Timur adalah Candi Prambanan. Terletak di dekat kota Yogyakarta, Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Candi ini dibangun pada abad ke-9 dan ke-10 oleh Kerajaan Mataram Kuno, dan merupakan persembahan bagi Dewa Wisnu, Dewa Siwa, dan Dewa Brahma. Keindahan arsitektur Candi Prambanan terletak pada relief-relief yang menghiasi dinding candi, yang menceritakan kisah-kisah mitologi Hindu. Meskipun beberapa bagian candi runtuh akibat gempa bumi, Candi Prambanan tetap menjadi salah satu contoh arsitektur Hindu-Jawa yang paling mengesankan.

Destinasi candi berikutnya yang tak kalah menarik adalah Candi Borobudur. Candi Borobudur terletak di dekat kota Magelang, Jawa Tengah, dan merupakan candi Buddha terbesar di dunia. Candi ini dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 oleh Kerajaan Syailendra, dan merupakan simbol kejayaan Kerajaan tersebut. Candi Borobudur terdiri dari sembilan tingkat, yang melambangkan sembilan tingkatan neraka, dunia manusia, dan surga dalam kepercayaan Buddha. Relief-relief yang menghiasi dinding candi menggambarkan kehidupan Buddha, serta cerita-cerita dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa Kuno. Candi Borobudur merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO dan menjadi destinasi wisata yang sangat populer.

3.2 Menyusuri Jejak Kolonial di Jawa Timur

Jejak kolonialisme di Jawa Timur juga dapat ditemukan dalam bentuk bangunan-bangunan bersejarah yang memukau. Salah satu bangunan kolonial yang paling terkenal adalah Gedung Sate di Bandung. Gedung ini dibangun pada tahun 1920 oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat. Arsitektur Gedung Sate memadukan gaya Eropa dan tradisional Sunda, dengan atapnya yang berbentuk seperti tusuk sate. Saat ini, Gedung Sate masih berfungsi sebagai kantor pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Destinasi kolonial lainnya yang patut dikunjungi adalah Lawang Sewu di Semarang. Lawang Sewu berarti seribu pintu, dan bangunan ini memang memiliki banyak pintu dan jendela. Lawang Sewu dibangun pada tahun 1904 oleh perusahaan kereta api Belanda, Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Bangunan ini digunakan sebagai kantor pusat NIS hingga tahun 1949. Setelah Indonesia merdeka, Lawang Sewu menjadi kantor berbagai instansi pemerintah. Saat ini, Lawang Sewu menjadi salah satu objek wisata sejarah yang populer di Semarang.
Bab 4: Peta Kuliner Jawa Timur: Menemukan Kelezatan Makanan Tradisional

Jawa Timur adalah provinsi yang kaya akan cita rasa kulinernya. Dari hidangan yang gurih hingga makanan manis. Disini Anda dapat mencicipi hidangan khas daerah yang lezat dan unik. Bab 4 akan menjadi peta kuliner Jawa Timur, di mana Anda akan menemukan :

Sub Bab 4.1: Makanan Khas Jawa Timur yang Tidak Boleh Dilewatkan

Dalam bab ini akan dibahas tentang hidangan khas Jawa Timur yang wajib dicoba, menyebut sate klopo, nasi campur Surabaya, tahu campur, rujak cingur dan rawon. Tidak lupa ada daftar makanan unik ini juga wajib dicoba saat berkunjung ke Jawa Timur, seperti lontong kikil, pecel Madiun, sego gembul, soto Lamongan,dan tahu tek Malang. Sedap dan nikmat tiada tara.

Sub Bab 4.2: Menelusuri Kuliner Tradisional Jawa Timur di Warung dan Pasar

Jelajahi warung makan dan pasar tradisional di Jawa Timur untuk menemukan makanan tradisional yang masih asli. Disini bisa menemukan makanan-makanan otentik seperti nasi tiwul, brem, peyek, manco, dan tempe menjes. Tak ketinggalan ada makanan ringan khas seperti enting-enting kacang, rempeyek, dan Jenang Gresik.

Sub Bab 4.3: Memperkenalkan Makanan Jawa Timur ke Dunia

Bab ini akan membahas tentang upaya memperkenalkan makanan Jawa Timur ke dunia. Dengan dijelaskan tentang bagaimana festival kuliner lokal dan internasional membantu mempromosikan hidangan daerah hingga ke luar negeri. Peran koki dan juru masak dalam menjaga warisan kuliner Jawa Timur juga akan diulas disini.

Sub Bab 4.4: Mencoba Membuat Kuliner Jawa Timur di Rumah

Jika Anda ingin mencoba membuat sendiri hidangan Jawa Timur di rumah, bab ini akan membantu Anda. Resep-resep sederhana dan mudah diikuti untuk membuat beberapa hidangan khas daerah akan dibagikan. Seperti tumpeng pecel, sambal terasi, dendeng batokok, dan pecel semanggi.

Sub Bab 4.5: Oleh-Oleh Kuliner Jawa Timur yang Khas

Sebelum meninggalkan Jawa Timur, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh kuliner khas daerah. Dalam bab ini, akan dibagikan tempat-tempat terbaik untuk membeli oleh-oleh seperti kerupuk ikan, petis udang, jenang, batik tulis, dan sarung tenun. Membawa pulang oleh-oleh tidak hanya sebagai kenangan, tetapi juga sebagai cara untuk memperkenalkan kuliner Jawa Timur ke teman dan keluarga di rumah.
Bab 5: Mengenal Masyarakat Jawa Timur: Peta Destinasi Sosial dan Budaya

5.1 Menyelami Festival Budaya dan Tradisi Lokal yang Unik

Jawa Timur dikenal dengan beragam festival budaya dan tradisi lokal yang unik. Beberapa festival terkenal yang wajib dikunjungi wisatawan antara lain:

- Festival Jember Fashion Carnaval (JFC): Festival tahunan yang menampilkan parade kostum karnaval yang spektakuler dan kreatif.
- Festival Grebeg Suro di Keraton Kasepuhan Cirebon: Upacara adat yang memperingati Tahun Baru Jawa dan menyambut bulan Suro.
- Ritual Kasada di Gunung Bromo: Upacara tahunan untuk menghormati Dewa Gunung Bromo.

5.2 Berinteraksi dengan Masyarakat Setempat dan Menyelami Kehidupan Sehari-hari Mereka

Berkunjung ke Jawa Timur tidak lengkap rasanya jika tidak berinteraksi dengan masyarakat setempat dan menyelami kehidupan sehari-hari mereka. Beberapa aktivitas menarik yang dapat dilakukan antara lain:

- Mengunjungi Pasar Tradisional: Pasar tradisional di Jawa Timur merupakan tempat yang tepat untuk mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat setempat dan menemukan berbagai macam makanan tradisional.
- Menyaksikan Pertunjukan Seni Tradisional: Jawa Timur memiliki beragam seni tradisional yang menarik, seperti wayang kulit, tari remo, dan ludruk.
- Bergabung dengan Kegiatan Masyarakat Setempat: Cobalah untuk bergabung dengan kegiatan masyarakat setempat, seperti menghadiri acara keagamaan atau upacara adat. Ini adalah kesempatan yang baik untuk belajar tentang budaya dan tradisi Jawa Timur secara langsung.

5.3 Mengunjungi Desa-Desa Wisata yang Menawan

Jawa Timur memiliki banyak desa wisata yang menawan dan menawarkan pengalaman yang unik bagi wisatawan. Beberapa desa wisata yang direkomendasikan antara lain:

- Desa Wisata Pujon Kidul di Malang: Desa wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya dan produksi susu sapi.
- Desa Wisata Kaki Gunung Pananggungan di Pasuruan: Desa wisata yang menawarkan panorama Gunung Pananggungan yang indah dan berbagai kegiatan wisata seperti hiking dan camping.
- Desa Wisata Tumpangpitu di Bondowoso: Desa wisata yang terkenal dengan tradisi pembuatan batik dan kerajinan tangan.

5.4 Belajar Bahasa dan Budaya Jawa Timur

Untuk lebih mengenal masyarakat Jawa Timur, tidak ada salahnya untuk belajar sedikit tentang bahasa dan budaya mereka. Berikut beberapa tips untuk memulai:

- Pelajari Bahasa Jawa: Bahasa Jawa merupakan bahasa daerah yang paling banyak digunakan di Jawa Timur. Meskipun sebagian besar masyarakat Jawa Timur dapat berbicara bahasa Indonesia, belajar beberapa kalimat dasar dalam bahasa Jawa akan sangat membantu ketika berinteraksi dengan penduduk setempat.
- Pahami Budaya Jawa Timur: Budaya Jawa Timur sangat kaya dan beragam, meliputi adat istiadat, tradisi, dan kesenian. Cobalah untuk belajar tentang budaya Jawa Timur melalui buku, internet, atau dengan berbincang-bincang dengan penduduk setempat.