Peta Lokasi Sukodono Sidoarjo, Jawa Timur Lihat Akses, Jalan, dan Tempat Menarik di Sekitar V2

· 7 min read
Peta Lokasi Sukodono Sidoarjo, Jawa Timur Lihat Akses, Jalan, dan Tempat Menarik di Sekitar V2


gambar peta jawa timur

Bab 1: Menggali Sejarah Sukodono Sidoarjo

Sub Bab 1: Mengenal Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur

Sukodono adalah sebuah wilayah kecamatan yang terletak di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kecamatan ini berada di sebelah utara Kabupaten Sidoarjo dan berbatasan dengan Kabupaten Gresik di sebelah timur, Kabupaten Mojokerto di sebelah selatan, dan Kabupaten Pasuruan di sebelah barat.

Sukodono memiliki luas wilayah sekitar 42,48 kilometer persegi dan dihuni oleh lebih dari 100.000 jiwa. Wilayah Sukodono terdiri dari 14 desa, yaitu Pagerngumbuk, Balonggabus, Siwalanpanji, Gedangrowo, Ploso, Ngaresrejo, Sumorame, Kebonagung, Sukodono, Jiwalan, Tambak Rejo, Wonoayu, Larangan, dan Banjarsari.

Sukodono merupakan salah satu kecamatan tertua di Kabupaten Sidoarjo. Wilayah ini sudah dihuni sejak zaman Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Pada saat itu, Sukodono merupakan salah satu jalur perdagangan utama antara Kerajaan Majapahit dengan wilayah-wilayah di sekitarnya.

Sub Bab 2: Latar Belakang Sejarah dan Perkembangan Sukodono

Sukodono memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak zaman Kerajaan Majapahit. Pada saat itu, Sukodono merupakan wilayah perdikan atau wilayah yang dibebaskan dari pajak oleh raja. Hal ini membuat Sukodono menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tinggal, sehingga banyak orang yang menetap di wilayah ini.

Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, Sukodono menjadi salah satu kawasan pertanian utama di Jawa Timur. Belanda menanam berbagai jenis tanaman pertanian di Sukodono, seperti padi, jagung, tebu, dan tembakau.

Setelah Indonesia merdeka, Sukodono terus berkembang menjadi wilayah pertanian yang maju. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, Sukodono mulai bertransformasi menjadi wilayah industri. Saat ini, Sukodono merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Kabupaten Sidoarjo.

Sub Bab 3: Peran Sukodono dalam Sejarah Jawa Timur

Sukodono memiliki peran penting dalam sejarah Jawa Timur. Wilayah ini pernah menjadi salah satu jalur perdagangan utama Kerajaan Majapahit. Selain itu, Sukodono juga merupakan salah satu wilayah yang ikut berjuang melawan penjajah Belanda.

Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Sukodono menjadi salah satu basis pertahanan para pejuang. Banyak pejuang kemerdekaan yang lahir dan besar di Sukodono. Salah satu pejuang kemerdekaan yang terkenal dari Sukodono adalah KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Sukodono juga memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi Jawa Timur. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur. Banyak perusahaan besar yang berpusat di Sukodono, seperti PT Petrokimia Gresik, PT Semen Indonesia, dan PT Unilever Indonesia.
Bab 2: Meninjau Akses dan Infrastruktur di Sukodono

Sukodono, sebagai salah satu kawasan penting di Sidoarjo, Jawa Timur, memiliki aksesibilitas yang baik dari berbagai daerah. Mari kita telusuri lebih dalam akses dan infrastruktur yang memudahkan perjalanan menuju dan dari Sukodono.

2.1 Jalan Utama dan Jalur Transportasi

Sukodono terhubung dengan baik melalui jalan utama dan jalur transportasi yang menghubungkannya dengan kota-kota terdekat. Jalan raya yang membentang dari Surabaya menuju Malang melalui Sukodono memudahkan para pengendara untuk melintas. Selain itu, Sukodono juga memiliki jalur arteri yang menghubungkan berbagai sudut kota, memudahkan mobilitas penduduk setempat dan wisatawan.

2.2 Jalur Kereta Api dan Stasiun

Sukodono memiliki stasiun kereta api yang aktif, yaitu Stasiun Sukodono. Stasiun ini melayani perjalanan kereta lokal maupun jarak jauh, menghubungkan Sukodono dengan kota-kota lain di Jawa Timur, bahkan hingga Jakarta. Stasiun ini merupakan titik transit penting bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Sukodono dan sekitarnya.

2.3 Bandara Internasional Juanda

Bandara Internasional Juanda terletak sekitar 15 kilometer dari Sukodono. Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional, menjadikannya pintu gerbang utama bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk mencapai Sukodono. Jarak yang dekat antara bandara dan Sukodono memudahkan wisatawan untuk melanjutkan perjalanan dengan taksi, bus, atau layanan transportasi online.

2.4 Terminal Bus dan Angkutan Umum

Sukodono memiliki terminal bus yang melayani berbagai rute perjalanan dalam dan luar kota. Bus-bus yang beroperasi di terminal ini menghubungkan Sukodono dengan kota-kota lain di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Selain terminal bus, Sukodono juga memiliki angkutan umum seperti taksi, becak, dan ojek yang siap mengantarkan wisatawan ke berbagai destinasi di kota tersebut.

2.5 Infrastruktur Pendukung

Sebagai kawasan yang berkembang pesat, Sukodono dilengkapi dengan infrastruktur pendukung yang memadai. Jaringan listrik, air bersih, dan komunikasi tersedia dengan baik, memastikan kenyamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari bagi penduduk setempat dan wisatawan. Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik juga tersedia, memberikan akses mudah bagi masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Bab 3: Mengungkap Peta Lokasi Sukodono Sidoarjo

Pemetaan sebuah kawasan menjadi panduan penting bagi para wisatawan, terutama yang bepergian ke tempat baru. Dalam sub bab ini, kita akan menelusuri peta lokasi Sukodono Sidoarjo secara lebih terperinci untuk memudahkan Anda menemukan tempat-tempat menarik dan merencanakan perjalanan yang lebih efektif.

Sub Bab 3.1: Peta Sukodono dan Panduan Umum

Peta Sukodono yang ditampilkan dalam artikel ini dirancang khusus untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai lokasi, akses, dan fasilitas di Sukodono. Peta ini terbagi menjadi beberapa bagian, seperti:

- Lokasi Sukodono: Menunjukan posisi Sukodono di Sidoarjo, Jawa Timur, peta ini juga mencakup daerah-daerah yang berdekatan.
- Jalan Utama: Menampilkan jalan-jalan utama yang menghubungkan Sukodono dengan kota-kota terdekat, seperti Sidoarjo, Surabaya, dan Mojokerto.
- Fasilitas Umum: Menunjukan keberadaan bandara, terminal, dan stasiun kereta di sekitar Sukodono.
- Landmark Penting: Menyoroti bangunan atau tempat-tempat ikonik di Sukodono, seperti alun-alun, museum, atau tempat ibadah yang terkenal.

Sub Bab 3.2: Akses Menuju Sukodono


Jangan khawatir jika Anda tidak tahu cara menuju Sukodono, karena akses menuju wilayah ini cukup mudah dan tersedia berbagai pilihan transportasi. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda pilih:

- Jalan Darat: Anda dapat berkendara melalui jalur darat menggunakan mobil pribadi atau menyewa kendaraan. Waktu tempuh dari Surabaya ke Sukodono sekitar 1 jam melalui jalan tol.
- Transportasi Umum: Bagi Anda yang tidak memiliki kendaraan pribadi, tersedia angkutan umum seperti bus atau kereta api yang menghubungkan Surabaya dengan Sukodono.
- Udara: Jika Anda datang dari jauh, tersedia penerbangan menuju Bandara Internasional Juanda di Surabaya, yang berjarak sekitar 30 menit dari Sukodono.

Sub Bab 3.3: Menelusuri Titik Orientasi Penting Sukodono

Untuk memudahkan Anda dalam menjelajahi Sukodono, berikut ini kami sampaikan beberapa landmark atau titik orientasi penting di wilayah ini:

- Alun-Alun Sukodono: Merupakan pusat keramaian dan aktivitas di Sukodono, alun-alun ini dikelilingi oleh pertokoan, restoran, dan tempat-tempat hiburan.
- Masjid Agung Sukodono: Masjid ini merupakan salah satu bangunan tertua di Sukodono dan menjadi kebanggaan warga setempat. Arsitektur masjid ini sangat indah dan memiliki nilai sejarah yang tinggi.
- Museum Sukodono: Museum ini memamerkan berbagai koleksi sejarah dan budaya Sukodono, mulai dari zaman prasejarah hingga masa modern. Anda bisa belajar banyak tentang sejarah Sukodono di museum ini.
- Pasar Sukodono: Pasar ini merupakan pusat perdagangan tradisional di Sukodono. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai macam barang, mulai dari kebutuhan pokok hingga oleh-oleh khas Sukodono.
Bab 4: Tempat Menarik di Sekitar Sukodono

Sukodono bukan hanya menawarkan sejarah dan aksesibilitas yang mudah, tetapi juga memiliki banyak tempat menarik yang sayang untuk dilewatkan. Di bab ini, kita akan membahas tempat-tempat wisata menarik di sekitar Sukodono beserta keunikan dan daya tariknya.


4.1. Candi Pari

Candi Pari merupakan salah satu candi Hindu tertua di Jawa Timur. Diperkirakan candi ini dibangun pada abad ke-14 di Desa Candipari, Sukodono, Sidoarjo. Candi ini dipersembahkan untuk Dewa Siwa dan memiliki arsitektur yang khas dengan stupa dan arca-arca yang indah. Keunikan dari Candi Pari adalah reliefnya yang menceritakan kisah Ramayana dan Mahabharata.


4.2. Situs Makam Troloyo

Situs Makam Troloyo terletak di Desa Troloyo, Sukodono, Sidoarjo. Situs ini merupakan kompleks makam yang diperkirakan berasal dari abad ke-15. Di sini terdapat makam-makam kuno yang dihiasi dengan ukiran-ukiran khas Majapahit, yang juga banyak ditumbuhi pepohonan rindang dan memberikan suasana asri dan angker. Situs Makam Troloyo menjadi tempat wisata religi bagi umat Islam dan Hindu.


4.3. Alun-Alun Sukodono

Alun-Alun Sukodono merupakan salah satu tempat wisata yang paling populer di Sukodono. Alun-alun ini terletak di pusat kota dan dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah seperti Masjid Jami dan Kantor Kecamatan Sukodono. Alun-Alun Sukodono menjadi tempat berkumpul masyarakat Sukodono dan sering diselenggarakan berbagai acara seperti festival budaya dan pentas seni.


4.4. Waduk Buduran

Waduk Buduran terletak di tiga desa, yaitu Desa Sarirogo, Desa Ngaresrejo, dan Desa Pucang, Sukodono, Sidoarjo. Waduk ini memiliki luas sekitar 200 hektar dan menjadi sumber air bagi pertanian dan perikanan di sekitar Sukodono. Waduk Buduran juga menjadi tempat wisata yang indah dengan pemandangan alam yang asri. Di sekitar waduk, terdapat beberapa warung sederhana yang menyajikan berbagai kuliner khas Sidoarjo yang lezat sambil mancing atau menikmati panorama hijau dan memancing ikan.


4.5. Pasar Sukodono

Pasar Sukodono merupakan pasar tradisional terbesar di Sukodono. Pasar ini terletak di Desa Pucang dan buka setiap hari. Di Pasar Sukodono, kamu bisa menemukan berbagai macam kebutuhan sehari-hari, mulai dari sembako, pakaian, hingga pernak-pernik. Pasar ini juga menjadi tempat berkumpulnya para petani dan pedagang dari berbagai daerah di Sidoarjo. Yang menarik adalah di pasar ini juga bisa membeli buah-buahan segar dari kebun langsung.
Bab 5: Perspektif Unik: Menelusuri Jejak Budaya di Sukodono

Sukodono tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri dan perdagangan, tetapi juga menyimpan pesona budaya yang unik dan kaya. Bab ini akan mengajak Anda menjelajahi jejak budaya setempat, mulai dari tradisi hingga kesenian yang masih lestari.

Sub Bab 5.1: Menggali Budaya Lokal dan Tradisi Khas Sukodono

Masyarakat Sukodono memiliki berbagai tradisi dan kebiasaan unik yang telah diwariskan turun-temurun. Salah satunya adalah tradisi Sedekah Bumi, yaitu upacara adat yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah.

Keunikan lain dari budaya lokal Sukodono adalah adanya tradisi pernikahan yang disebut "Pengantin Kasmaran". Dalam tradisi ini, kedua mempelai mengenakan pakaian adat Jawa yang indah dan diarak keliling desa dengan diiringi musik tradisional.

Sub Bab 5.2: Membahas Acara-Acara Budaya atau Festival yang Diselenggarakan di Sukodono

Sukodono juga dikenal sebagai daerah yang aktif dalam menggelar berbagai acara budaya dan festival. Salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu adalah Festival Gending Sidoarjo, yaitu pagelaran musik tradisional yang menampilkan berbagai kesenian daerah dari seluruh Sidoarjo.

Selain itu, ada juga Festival Layang-layang yang diadakan setiap tahun di lapangan terbuka Sukodono. Acara ini menjadi ajang bagi para penggemar layang-layang untuk menunjukkan kreativitas dan keterampilan mereka dalam menerbangkan layang-layang.

Sub Bab 5.3: Menyoroti Kesenian, Kuliner, atau Kerajinan Khas Sukodono

Kesenian tradisional Sukodono sangat beragam, salah satunya adalah tari Kuda Lumping. Kesenian ini dimainkan oleh sekelompok penari yang mengenakan kostum kuda sambil menari mengikuti irama musik gamelan.

Kuliner khas Sukodono yang wajib dicoba adalah Bebek Sinjay, yaitu bebek goreng yang disajikan dengan sambal hitam dan nasi. Rasanya yang gurih dan pedas membuat makanan ini menjadi favorit banyak orang.

Sukodono juga dikenal sebagai sentra kerajinan batik. Di daerah ini, Anda dapat menemukan berbagai macam motif batik khas Sukodono yang cantik dan unik.

Jelajahi pesona budaya Sukodono dan rasakan pengalaman tak terlupakan dengan mengenal lebih dekat tradisi, kesenian, dan kuliner setempat. Jadikan perjalanan Anda ke Sukodono sebagai kesempatan untuk belajar tentang kekayaan budaya Jawa Timur.